GBRAN DPC Jombang Gelar Pertemuan Strategis dengan Kyai dan Budayawan di Ponpes Darul Ulum Mojosongo
GBRANJATIM.COM – Gerakan Berani Nusantara (GBRAN) DPC Jombang menggelar pertemuan strategis bersama sejumlah kyai dan budayawan di Pondok Pesantren Darul Ulum, Mojosongo, Jombang, pada Sabtu (11/7/2026). Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus membahas berbagai program pemberdayaan pesantren, pelestarian budaya, hingga dukungan keamanan untuk agenda nasional.
Sejumlah kyai yang hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Gus Muhammad Idris (pengasuh Ponpes Darul Ulum Mojosongo), KH Asad Nawawi, Gus AA, dan KH Suprapto. Kehadiran para tokoh agama ini menunjukkan sinergi yang erat antara ormas GBRAN dengan kalangan pesantren di Jombang.
Aspirasi Dana Abadi Pesantren
Gus Muhammad Idris dalam sambutannya menyampaikan perlunya GBRAN menyampaikan aspirasi kepada Wakil Presiden terkait perhatian terhadap pondok pesantren kecil. Menurutnya, dana abadi pesantren yang pernah digaungkan saat kampanye masih belum menyentuh pondok-pondok kecil di Jombang.
"Kami berharap GBRAN bisa menyampaikan pada Wapres bahwa dana abadi pesantren yang pernah beliau sampaikan saat kampanye belum sampai ke pondok-pondok kecil. Kami di sini merasakan betul kesenjangan itu. Banyak pesantren kecil yang masih kesulitan mengakses dana tersebut karena prosedur yang berbelit."
— Gus Muhammad Idris
Keluhan para kyai ini disambut baik oleh Ketua DPC GBRAN Jombang, Afif Abdillah, yang akan meneruskan aspirasi tersebut ke Presiden Joko Widodo selaku penasihat ormas GBRAN. "Kami akan menyampaikan langsung aspirasi ini ke Pak Jokowi. Beliau sangat perhatian terhadap dunia pesantren dan kami yakin akan ada tindak lanjut dari pemerintah," tegas Afif.
Dukung dan Kawal Program Pemerintah
Sebagai ormas yang memiliki visi kebangsaan yang kuat, GBRAN DPC Jombang berkomitmen penuh untuk mendukung dan mengawal program-program strategis pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
"Kami di GBRAN Jombang memiliki komitmen untuk mendukung penuh program-program pemerintah Prabowo-Gibran. Namun, dukungan itu bukan tanpa kritik. Kami akan mengawal agar program-program tersebut tepat sasaran dan tidak menimbulkan kerugian bagi rakyat kecil."
— Afif Abdillah, Ketua DPC GBRAN Jombang
Program Strategis yang Dikawal
- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) – Pengawasan distribusi dan kualitas makanan.
- Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) – Pemberdayaan ekonomi desa.
- Program Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan – UMKM dan kemandirian lokal.
GBRAN menilai program-program ini memiliki potensi besar untuk mengangkat kesejahteraan masyarakat jika dikelola dengan baik dan transparan.
Program One Pesantren One Product
Afif Abdillah juga mensosialisasikan program unggulan "One Pesantren One Product". Program ini bertujuan mendorong setiap pesantren di Jombang memiliki produk unggulan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi.
"Kami akan memfasilitasi pesantren-pesantren untuk memiliki produk unggulan masing-masing. Mulai dari pelatihan produksi, manajemen usaha, hingga pemasaran, kami siap dampingi."
— Afif Abdillah
Pelestarian Budaya dan Dukungan Muktamar NU
GBRAN DPC Jombang juga mengusahakan pemenuhan kebutuhan sarana bagi kelompok penggiat budaya, seperti bantengan, jaranan, dan pencak silat. Afif menilai pelestarian budaya lokal adalah bagian penting dari identitas bangsa.
Dalam pertemuan tersebut, Tofan, perwakilan dari Den Intel Dam, meminta dukungan keamanan untuk Muktamar NU di Pondok Pesantren Tambak Beras. GBRAN DPC Jombang menyambut baik dan berkomitmen penuh mendukung kelancaran acara.
"Kami siap mendukung penuh kelancaran Muktamar NU di Tambak Beras. Ini adalah agenda besar umat Islam yang harus kita sukseskan bersama."
— Afif Abdillah
Sinergi untuk Kemajuan Jombang
Pertemuan ini menjadi bukti nyata sinergi antara ormas, tokoh agama, budayawan, dan aparat keamanan dalam membangun Jombang yang lebih baik. GBRAN DPC Jombang menunjukkan perannya sebagai ormas yang aktif dalam advokasi dan pemberdayaan masyarakat.
"Kami akan terus bergerak dan bersinergi dengan semua elemen masyarakat. Jombang adalah rumah kita bersama, dan kita semua bertanggung jawab untuk menjaganya dan memajukannya."
— Afif Abdillah
Pertemuan diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan, kemajuan, dan keberkahan bagi Jombang, Jawa Timur, dan Indonesia.
Pesan Redaksi GBRANJATIM.COM: Sinergi antara ormas, kyai, budayawan, dan aparat keamanan adalah kunci menjaga stabilitas dan kemajuan daerah. GBRAN DPC Jombang menunjukkan komitmennya sebagai mitra kritis pemerintah dalam mengawal program-program strategis.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar