GBRAN Gelar Penganugerahan Gelar Adat Manek Tirosa untuk Jokowi di NTT
GBRANJATIM.COM – Diundurnya pelantikan DPD GBRAN se-Indonesia menjadi 8 Agustus 2026 akibat safari politik Presiden Jokowi ke NTT pada 31 Juli – 1 Agustus 2026 tak menyurutkan semangat Ormas GBRAN (Gerakan Berani Nusantara) yang dikenal sangat loyal pada Presiden ke-7 itu.
Rudy Gaol, Koordinator Nasional (Kornas) GBRAN, mengatakan bahwa DPP GBRAN semakin solid dan bersemangat karena Ormas GBRAN mendapatkan perhatian khusus dari Jokowi.
Penganugerahan Gelar Manek Tirosa untuk Jokowi
Rudy Gaol yang sejak 29 Juli terbang ke NTT mempersiapkan acara Penganugerahan Gelar Adat Manek Tirosa (Raja Timor, Rote dan Sabu) untuk Pak Jokowi. Acara ini digelar di Gereja GMIT Marturia bersama tiga tetua adat Timor, Rote, dan Sabu.
"Kami sangat bersyukur DPP GBRAN diberi kesempatan masuk dalam rombongan Pak Jokowi pada safari politik ke NTT. Pak Jokowi berkenan hadir dalam acara yang diinisiasi GBRAN."
— Rudy Gaol, Kornas GBRAN
Kecintaan Rakyat NTT pada Jokowi
Rudy Gaol mengungkapkan betapa besarnya kecintaan rakyat NTT pada Jokowi. Suka cita tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat sangat terpancar saat kabar gembira kedatangan Pak Jokowi.
"Kami membuktikan betapa besarnya kecintaan rakyat NTT pada Jokowi. Bahkan Pendeta Otnel dan beberapa tokoh agama sampai menangis terharu penuh rasa syukur mendengar Pak Jokowi dengan senang hati hadir di tengah-tengah mereka."
— Rudy Gaol
Makna Gelar Manek Tirosa
Gelar Manek Tirosa yang berarti "Raja Timor, Rote, dan Sabu" merupakan penghormatan tertinggi dari masyarakat adat NTT kepada seorang pemimpin yang dianggap telah memberikan perhatian dan pengabdian besar bagi daerah tersebut.
Penganugerahan ini menjadi simbol kuatnya ikatan emosional antara Jokowi dengan masyarakat NTT, yang telah merasakan langsung berbagai program pembangunan dan perhatian pemerintah pusat selama kepemimpinannya.
GBRAN dan Jokowi, Ikatan yang Semakin Erat
Kehadiran Jokowi dalam acara yang diinisiasi GBRAN ini menunjukkan hubungan yang semakin erat antara ormas dan presiden. GBRAN yang dikenal loyal pada Jokowi terus menunjukkan konsistensinya dalam mendukung program-program kepresidenan, termasuk dengan menghadirkan momen-momen bermakna seperti penganugerahan gelar adat ini.
"Ini adalah bukti nyata bahwa GBRAN tidak hanya sekadar ormas, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam membangun kedekatan dengan masyarakat di berbagai daerah," pungkas Rudy Gaol.
Pesan Redaksi GBRANJATIM.COM: Penganugerahan gelar adat Manek Tirosa untuk Jokowi menjadi bukti nyata kedekatan GBRAN dengan Presiden dan masyarakat NTT. Semoga hubungan ini terus memperkuat sinergi antara ormas dan pemerintah dalam membangun Indonesia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar