GBRAN Jatim Sambangi PP. Darul Qur'an Al Mahfud, 200 Santri dari Sabang sampai Merauke
GBRANJATIM.COM – Tim gabungan DPD GBRAN Jawa Timur, DPC Mojokerto, dan DPC Jombang melanjutkan rangkaian kunjungan ke pondok pesantren dengan menyambangi PP. Darul Qur'an Al Mahfud di Bendungrejo, Jogoroto, Jombang, Jumat (31/7/2026).
Rombongan yang terdiri dari Ahmad Beny (DPC Mojokerto), Totok (DPC Jombang), Ahmad Sumedi (DPD Jatim), dan Afif Abdillah (DPC Jombang) ini diterima langsung oleh pengasuh pondok, KH. Syamsuddin Mahfudz Burhan atau yang akrab disapa Kiai Syam.
200 Santri dari Sabang sampai Merauke
Dalam pertemuan tersebut, Kiai Syam menyampaikan bahwa saat ini PP. Darul Qur'an Al Mahfud memiliki 200 santri putra dan putri yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, dari Aceh hingga Papua. Keberagaman ini menunjukkan bahwa pondok pesantren ini telah menjadi tempat menimba ilmu bagi anak-anak bangsa dari seluruh penjuru Tanah Air.
Fasilitas Kurang Mencukupi
Meski memiliki jumlah santri yang cukup besar, Kiai Syam mengungkapkan bahwa fasilitas yang ada masih sangat terbatas. Gedung, kamar santri, dan fasilitas belajar masih belum mencukupi untuk menampung 200 santri. Kondisi ini menjadi kendala dalam memberikan pendidikan yang optimal bagi para santri.
"Kami memiliki 200 santri dari berbagai daerah, tetapi fasilitas yang ada masih sangat terbatas. Gedung, kamar, dan ruang belajar belum mencukupi. Kami berharap ada perhatian dari pihak-pihak yang peduli."
— KH. Syamsuddin Mahfudz Burhan, Pengasuh PP. Darul Qur'an Al Mahfud
Rencana Kemandirian: Kolam Lele dan Pertanian
Di sisi lain, Kiai Syam juga menyampaikan keinginannya untuk mengembangkan usaha kemandirian pesantren. Rencananya, pondok akan membuat kolam lele dan mengembangkan produk pertanian sebagai sumber penghasilan tambahan. Namun, untuk mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan modal pengelolaan usaha yang memadai.
"Kami ingin memiliki kolam lele dan mengembangkan pertanian untuk kemandirian pondok. Namun, kami butuh modal untuk memulai. Semoga GBRAN bisa membantu mewujudkannya."
— KH. Syamsuddin Mahfudz Burhan
GBRAN Siap Dampingi dan Fasilitasi
Menanggapi hal tersebut, Afif Abdillah menyatakan bahwa GBRAN siap mendampingi dan memfasilitasi pengembangan pondok, baik dari sisi rehabilitasi fasilitas maupun program kemandirian ekonomi.
"Kami melihat potensi besar di PP. Darul Qur'an Al Mahfud. Santri dari seluruh Indonesia hadir di sini. Fasilitas yang memadai dan kemandirian ekonomi adalah kunci agar pondok ini terus berkembang. GBRAN akan bantu fasilitasi, baik melalui program One Pesantren One Product maupun pendampingan pengelolaan usaha."
— Afif Abdillah, Ketua DPC GBRAN Jombang
Harapan untuk Masa Depan
Ahmad Sumedi, Sekretaris DPD GBRAN Jatim, menambahkan bahwa kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen GBRAN untuk terus bersinergi dengan pondok-pondok pesantren di Jatim.
"Kami akan terus bergerak dan bersinergi dengan pondok-pondok pesantren. PP. Darul Qur'an Al Mahfud adalah contoh nyata bahwa pesantren menjadi rumah bagi anak-anak bangsa dari seluruh Indonesia. Kami akan bantu semaksimal mungkin."
— Ahmad Sumedi, Sekretaris DPD GBRAN Jatim
Pesan Redaksi GBRANJATIM.COM: PP. Darul Qur'an Al Mahfud membuktikan bahwa pesantren adalah rumah bagi anak bangsa dari Sabang sampai Merauke. Semoga perhatian dan pendampingan dari GBRAN mampu membantu mewujudkan fasilitas yang layak dan kemandirian ekonomi bagi pondok ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar