GBRAN Jatim Sosialisasi Program Kemandirian Pesantren di Ponpes Roudlotul As'adiyah
GBRANJATIM.COM – Tim Gabungan DPD GBRAN Jawa Timur, DPC Mojokerto, dan DPC Jombang melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Tahfidhul Qur'an Roudlotul As'adiyah di Semanding, Jogoroto, Jombang, Jumat (31/7/2026).
Rombongan diterima langsung oleh pengasuh pondok, KH. As'ad Nawawi Habib. Turut hadir dalam kunjungan ini Ahmad Beny (DPC Mojokerto), Ahmad Sumedi (DPD Jatim), dan Afif Abdillah (DPC Jombang).
Jumlah Santri Menurun, Ekonomi Pondok Melemah
Dalam pertemuan tersebut, KH. Ahmad Nawawi Habib menyampaikan kondisi terkini pondoknya. Saat ini jumlah santri tercatat 87 orang, lebih sedikit dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Penurunan ini disebabkan oleh kondisi ekonomi pondok yang menurun sehingga kesulitan membiayai kehidupan dan pendidikan para santri.
"Dulu santri kami lebih dari seratus. Sekarang tinggal 87. Ekonomi pondok menurun, kami kesulitan membiayai kebutuhan santri. Semoga ada perhatian dari pihak-pihak yang peduli."
— KH. Ahmad Nawawi Habib, Pengasuh Ponpes Roudlotul As'adiyah
Potensi Usaha: Tahu, Sapi, dan Lahan Luas
Meski mengalami kesulitan ekonomi, Ponpes Roudlotul As'adiyah memiliki potensi besar yang bisa dikembangkan. Di lingkungan pondok sudah terdapat:
- Pabrik tahu yang sudah berproduksi dan bisa dikembangkan.
- Kandang sapi sebagai usaha ternak pondok.
- Lahan luas di halaman belakang yang bisa dimanfaatkan untuk pengembangan dan usaha pesantren.
GBRAN Siap Dampingi dan Kembangkan Potensi Pondok
Afif Abdillah menyatakan bahwa GBRAN akan mendampingi dan membantu pengembangan potensi yang sudah ada di pondok. Program One Pesantren One Product yang telah dijalankan GBRAN bisa menjadi solusi untuk meningkatkan kemandirian ekonomi pondok.
"Pondok ini punya potensi besar. Pabrik tahu, kandang sapi, dan lahan luas yang tersedia. Kami akan bantu kembangkan melalui program kemandirian pesantren. Insya Allah, dengan pendampingan yang tepat, pondok ini bisa bangkit kembali."
— Afif Abdillah, Ketua DPC GBRAN Jombang
Harapan untuk Masa Depan
KH. As'ad Nawawi Habib berharap kunjungan GBRAN ini membawa berkah dan perhatian nyata bagi pondoknya. Dengan adanya sinergi antara pondok dan ormas, ia optimis Roudlotul As'adiyah bisa kembali bangkit dan melahirkan generasi penghafal Qur'an yang berkualitas.
"Semoga GBRAN bisa menjadi jembatan bagi kami untuk mendapatkan perhatian dan bantuan. Kami ingin pondok ini kembali ramai seperti dulu, melahirkan santri-santri yang hafal Qur'an dan mandiri."
— KH. As'ad Nawawi Habib
Pesan Redaksi GBRANJATIM.COM: Kunjungan GBRAN ke Ponpes Roudlotul As'adiyah menjadi pengingat bahwa masih banyak ponpes kecil yang berjuang di tengah keterbatasan ekonomi. Semoga perhatian dan pendampingan dari GBRAN mampu membawa perubahan positif bagi pondok dan para santri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar